Senin, 05 Mei 2014

Aku ingin memanggilmu dengan sebuah nama

Aku ingin memanggilmu dengan sebuah nama



Pukul 20:53 drriiiigggggg..driiigggggg suara getar hp.
Halo,... terjadilah percakapan dalam sebuah kamar mungil dengan orang lainya melalui sebuah sambungan telepone, siapa dibalik telepone itu?

Kamar yang biasanya hanya terdengar suara keyboard laptop yang sedang beradu dengan tangan, malam ini sedikit berbeda dari malam-malam biasanya,
Seseorang sedang datang menghiburnya melalui suara indahnya.

 Lilis, itulah nama seseorang dibalik telepon itu, seorang yang awal kehadiranya dalam hidup penulis, melalui sebuah jejaring sosial, kemudian berlanjut hingga saling mengenal lebih jauh dan belakangan di ketahui ternyata mereka adalah keluarga, hahahaha. Sungguh dunia begitu sempit.

Ini bukan kali pertamanya. seingat penulis,Lilis ini selalu hadir menghibur disaat penulis
Dalam keadaan butuh seseorang untuk membuatnya bersemangat... 
Seperti malam ini. 
Satu hal yang penulis tidak pernah paham, mengapa selalu tepat waktu kehadiranya,
Seakan ia tahu waktu bahagiaku dan sedihku, 
Bahkan teringat tahun 2012 lalu, ia bahkan memperingatkan aku, 
sebelum aku jatuh dalam kesedihan yang teramat menyesakkan.

Terkadang penulis bingung menilai sosok lilis ini, 
penulis tidak tahu harus menilai bagaimana, satu hal yang penulis ingin katakan 
Ia begitu mengagumkan,

Teringat awal penulis bertemu dengan sosok lilis ini, 
Itu terjadi waktu lilis masih duduk dibangku SMA, ia meminta penulis
Membuatkanya sebuah project power point, karena penulis adalah orang yang bergelut di dunia Komputer, dengan senang hati ia membantunya, entah itu karena penulis memang baik atau Itu adalah motif dibalik
 kebaikanya... Hahahaha. :D.
Saya yakin itu yang terfikir oleh orang-orang, dan mungkin itu benar adanya.

Itu awal penulis mengenal sosok lilis, yang malam ini hadir memberinya motivasi untuk
Menyelesaikan tumpukan tugas yang membuat kesehatan 
penulis menurun akhir-akhir ini...

“kerjakan selagi mampu agar tidak menumpuk” itu yang dikatakannya.
Penulis mulai curiga dengan sosok lilis, penulis mencurigai jika lilis adalah jelmaan dari Mario Teguh, hah !, 
MarioTeguh? dia kan laki-laki... ? 
Maksud saya, sifat motivatornya itu loh..

dari semua itu penulis berniat membuat sebuah nama untuk lilis, 
kambing lagi dong??? Bukan, maksud penulis, 
penulis ingin memanggil lilis dengan sebuah sebutan, 
contohnya “sang pendamai hati”, “ sang kebijaksanaan”, “ titik cahaya dalam kegelapan” 
 “ obor kemenangan”,”bayangan impian“ .
Tunggu-tunggu  kenapa semua nama ini seperti judul puisi saja... :D

Sekian lama penulis mencari nama yang tepat untuk panggilan 
sosok lilis ini,  sampai-sampai penulis harus mengarungi 2 samudra dan harus berkeliling di 5 benua lalu penulis mendapat 
sebuah nama yang begitu pas
“Lilis”
ini nama yang pas untuk sosok yang sangat mengagumkan ini.
Lalu kutulislah nama itu dalam buku kecilku, yang disampulnya tertulis, 
Nama orang-orang Spesial.


Ditulis dimakassar, 05 mei 2014



Tidak ada komentar:

Posting Komentar