Kamis, 24 April 2014
segeralah keluar dari kedamaian
Sabtu, 19 April 2014
“Surat Untuk Saudariku ”
Hadir dari Bisikan Angin
Untuk Menyapamu
Hari ini
Rabu, 16 April 2014
Sejam
Selasa, 15 April 2014
Jangan Pernah Merasa
Aku Tak Suka Sikapmu
Jangan Kacaukan Hidupku
Minggu, 13 April 2014
Raja di Tahta Hati
Raja di Tahta Hati
Raja di Tahta Hati
Raja yang merajai hati,
Kusebut ia cinta,
Titahnya menyebut satu nama,
Yang pernah berjaya di sudut qalbu.
Lembar kenangan tentangnya,
Masih tersimpan rapi di rak harapan,
Namun jalan berbeda membawa jarak,
Semakin kugapai, semakin ia menjauh.
Jiwa pun akhirnya memahami,
Hatinya bukan untukku.
Aku yang terlalu kagum padanya,
Melupakan kekurangan yang kupunya.
Kini hati telah ikhlas,
Melepaskan harapan yang usang,
Terbang jauh bersama ilusi,
Hingga yang tersisa hanyalah ketenangan.
“Bukan bisikan angin, juga bukan jeritan hati”
Masih kuterdiam di tempat yang sama,
Ingin memulai kisah baru,
Namun kisah lama belum juga menutup tirainya.
Terdiam, membeku di sudut kehidupan,
Menanti secercah cahaya membawa kedamaian.
Ke mana arah harus kumulai?
Bahkan langkahku ragu,
Bingung ke mana kaki ini akan
membawa raga yang kehilangan tujuan.
Di tempat ini, aku pernah menemukan persinggahan,
Namun waktu telah lama berlalu.
Semuanya lenyap,
Tak bersisa, bahkan tak ada tanda
bahwa di sini pernah hidup harapan.
Kumohon, kepada siapa saja,
Tunjukkan aku jalan keluar dari labirin ini!
















