Sakit Hati Ini
Rindu yang kian membekukan perasaan,
mematikan benih semangat kehidupan,
aku yang berdasar pada kasih sayang dan
ketulusan
kini goyah atas apa yang pernah kuyakni,
yakin bahwa aku mencintai seseorang,
yakin jika aku mengharapkan seseorang.
Perubahan, bukan itu yang kuharapakan,
Berpisah, bukan sesuatu yang kuinginkan,
Namun, keadaan yang memaksa hingga aku
berada dalam kedua keadaan itu…
dan disaat yang sama, rasa rindu itupun
kembali hadir,
hadir untuk memastikan
dan mempertanyakan kesungguhan atas janjiku…
siapa yang mengira jika
hati teramat sakit mengenang janji itu,
janji yang kuucap janji
yang pernah ingin aku tepati,
namun sejak kamis 27
maret 2014 lalu,
janji itu seakan tak pernah aku ucap...
sakit hati ini,
mencintai hati yang
sebenanya hanya ilusi dan fatamorgana
aku ingin menyalahkan,
namun siapa yang harus
kusalahkan?
Apakah dia? Atau aku yang
terlau bodoh percaya atas kebohonganya...
Dia yang meninggalkanku
tanpa suara,
Menyiksa harap atas
kekagumanku...
Sampai saat ini aku masih
bertanya mengapa aku dipermainkan?
Apakah aku punya salah
terhadapmu?
Atau kamu hanya ingin
menguji kebaikanku?
Entah apa maksud dari
semuanya yang pasti aku sakit karena ulahmu itu.
Dan semenjak saat itu aku
sangat membencimu dan kuharap tangisku
Akan menjadi tangismu
suatu hari nanti..
Takalar, 27 juli 2014
Takalar, 27 juli 2014


Tidak ada komentar:
Posting Komentar