Kupanggil ia Pelangi Hati
Aku akan bercerita tentang seseorang, seseorang yang hadir dalam
Kehidpanku karena seseorang,
Namanya SUHARTINI
Tapi aku jarang memanggil ia dengan nama itu, alasanya
Karena ia adalah senior aku, meski sebearnya umurku yang lebih tua 8 hari dari dia,
Kemudian alasan lain karena aku memang orang yang jarang
memanggil orang dengan nama aslinya
Biasanya aku memberi orang sebuah panggilan khusus
Yang aku sendiri paham maksudnya, tentunya hanya
Orang-orang tertentu saja aku panggil dengan sapaan demikian.
Berikut beberapa panggilan yang kuberikan kepada orang :
“bisikan angin”,“embun hati”, “gerimis malam”,“embun malam”,
“nafas alam”,“penyejuk jiwa”, “getaran sukma”, “ syair kehidupan”
Dan untuk orang yang satu ini kupanggil ia dengan sebutan “Pelangi hati”,
Semenjak kukenal ia, aku merasa hariku lebih berwarna saja, aku belajar banyak darinya
Tentang kehidupan, ia adalah kakak yang baik dan bijaksana bagi adik-adiknya,
Kurasakan itu semenjak kukenal ia tahun 2012 lalu,
Awalku kemengenal orang ini karena sebuah tujuan,
Dan pada akhirnya tuhan memberiku kesempatan untuk mengenal orang ini
Jauh dari yang kukira, sejam bersama pelangi hati adalah
sejam berharga untuk kehidupan, bagaimana tidak, bersama orang ini
Aku harus luangkan waktuku untuk selalu tertawa,
Pernah satu hari aku kerumahnya,
bukan untuk bertemu orang ini tapi adiknya, aku kesana
Dalam rangka untuk sharing ilmu kepada adiknya yang
memiliki keinginan untuk tahu banyak tentang ilmu komputer.
Hari itu menjadi hari luar biasa dalam kehidupan, jika orang lain melihat,
Mungkin hari itu sama sekali tidak berarti apa-apa
Tapi bagiku hari itu seakan aku mempelajari banyak hal tentang kehidupan,
Juga pernah suatu ketika, ia datang kerumah saat ia mengurus pendaftaranya
Disebuah bank, hari itu lagi-lagi aku belajar banyak darinya hal-hal luar biasa.
Pernah lagi saat ku pulkam, aku satu mobil dengannya,
Mungkin penumpan lain menilai pembicaraan kami hanyalah hal biasa
Tapi bagiku apa yang ia ucapkan hari itu adalah sebuah
pembelajaran istimewa buat aku.
Satu pembelajaran hari itu yang paling penting,
”Saat kita merasa pantas untuk satu hal,
maka bersiap dan pantaskan dirimu untuk hal itu “
Aku masih ingat hari itu, ia memakai seragam hitam putih
Kami duduk dibagian belakang sekali tempat paling strategi untuk ngobrol diatas
Angkutan umum.
Disaat itu,
Aku mulai berfikir jika orang ini adalah sesuatu luar bisa yang dikirimkan Tuhan kedalam
Kehidupanku, mengenalnya adalah hal istimewa, aku bahkan tidak pernah berfikir
Jika dirinyalah yang membuatku punya motivasi untuk selalu bangkit
dalam keterpurukan hidup, itu kusebut dengan “kasih sayang seorang kakak”.
Meski jika dilihat dari umur akulah yang kakak,
tapi dari segi pengalaman dan posisi
ia adalah kakak yang hebat untuk orang sepertiku.
Luar biasa, hanya kata ini yang bisa kukatakan tentangnya
Jika ku ditanya hal yang buruk darinya aku tidak tahu,
Meski saat ini aku tak lagi pernah bertemu dirinya, tapi motivasinya
Selalu menjadi teman setia perjuangaku...
Aku rindu dirimu pelangi hati, aku ingin bertemu kamu dan
Bercanda seperti hari itu lagi.
Kuyakin banyak hal istimewa yang akan kau berikan lagi untukku,
Disini aku menanti pembelajaran selanjutnya.
Mungkin dari cerita inilah alasanku mengapa kupanggil ia dengan sebutan
“ PELANGI HATI”
Special for SUHARTINI
Kupanggil kau Pelangi Hati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar